FF sherlock (thriller, mystery, friendship) PART 1

Tittle: Sherlock Holmes

Genre: thriller, friendship, mystery

Length: 1/3

Cast: All member of SHINee

Author: Riska Indah Damayanti

 

 

summary: Aku, bukanlah seorang namja yang dapat mudah menerima kekalahan!

 

——– Sherlock ———

aku berjalan melewati deretan demi deretan pohon pinus yang menjulang tinggi. Menghirup aroma yang terus dikeluarkan dari dalam pohon yang tak terhitung jumlahnya. Kicauan burung menambah asrinya pemandangan disini.

“seingatku, didekat sini ada danau” aku bergumam sambil menebak nebak jalan yang terlihat sama karena pohon yang terlalu banyak membuat seakan semua jalan ini sama.

 

Ah, ige~ benarkan! Sekumpulan kubangan air berwarna biru kehijau hijauan terhampar luas menghiasi seluruh sudut mataku. Senyum pun merekah di wajahku. Dulu duluuuu sekali aku pernah kesini bersama keluargaku. Hah~  kami sekarang berpisah. Semenjak eomma dan appa bercerai. Geurae, aku tak perlu mengingat itu semua. Aku terduduk dipinggir danau seraya menempelkan punggungku disebuah pohon. Aku mengamati keseluruhan sisi danau ini. Menatap langit yang tampak sangat indah

 

“sreksrek” tiba tiba suara semak semak mengaburkan lamunanku. Entah tadi aku melamunkan apa. Aku mencari sumber suara tadi, tak penting memang. Tapi rasa ingin tahu ku entah mengapa sangat menggebu. Terlebih lagi jeritan seseorang telah bergema. Aku terus mencari sumber suaranya dan aku terperanjat melihat seorang namja tengah menyambarkan pisau ke dada seseorang. Aku memilih untuk bersembunyi. Namja itu memakai pakaian yang sangat tertutup. Namun aku dapat melihat rambutnya yang sedikit membentuk jamur dan berwarna kecokelatan. Aku merogoh kantong jaketku dan menemukan ponselku. Ah, apa yang kulakukan? Aku malah mengambil gambar adegan ini. Kini namja tadi menyayat nadi korbannya dan sekali lagi menghujam dada sebelah kiri si korban dengan sebilah pisau membuat si korban menjerit keras. Mulut korban terus mengeluarkan darah. Ditariknya kembali pisau tadi dan dihujamkan kembali ketempat dimana jantung korban berada. Tak ada perlawanan lagi dari si korban. Dia tewas. Kakiku lemas, tak hanya kaki. Sekujur tubuhku lemas melihat kejadian ini. Namja tadi melihat keseliling memastikan semua aman dan ia pergi tanpa menyadari kehadiranku.

 

***

 

“ige, tolong selidiki bukti ini juga” aku menyerahkan foto hasil jepretan ponselku pada seorang polisi. Ya, tadi aku menelpon polisi.

“baiklah, aku akan menemukan orang ini”

“ne, gomawoyo”

“sebaiknya anda ikut ke kantor polisi untuk memberikan kesaksian”

 

***

 

“taemin-ssi” suara berat memanggil namaku. Aku pun berdiri dan memasuki ruangan yang diperintahkan oleh orang tadi

“coba ceritakan apa yang anda lihat di tempat kejadian”

“ne, tadi pada saat aku…….” Aku memberikan kesaksianku sesuai apa yang kelihat tadi

 

kira kira satu jam aku di introgasi. Selesai dari situ aku berjalan pulang. Ingin merileksasikan pikiranku. Tiba tiba bayangan kejadian tadi kembali terlintas dipikiranku. Ada apa sebenarnya? Mengapa ada orang yang begitu kejam eoh? Pertanyaan demi pertanyaan menghujani pikiranku sekarang. Membuatku tak dapat memejamkan mata

 

_Taemin POV end_

 

_author POV_

 

“jonghyun-ssi, kajja! Sudah waktunya makan siang” tegur seseorang pada jonghhyun yang tengah bergelut dengan komputernya. Menyelidiki kasus yang tengah ia hadapi sekarang. Ne, dia adalah seorang detektif kepolisian Seoul. Kasus yang tengah ia tangani lagi lagi tentang pembunuhan. Kali ini pembunuhan itu terjadi di hutan pinus daerah Busan. Seorang namja terbunuh sadis dengan luka parah yang membuat jantung namja itu benar benar hancur terkoyak oleh pisau ditambah sayatan dikedua nadinya

“jonghyun-ssi!!” lagi lagi rekannya memanggil jonghyun yang sedari tadi tidak menanggapinya

“oh, ne?”

“aigooo~ ayo makan!!”

“ah, kau duluan saja. Aku tidak lapar”

“aishh selalu seperti ini kalau ada kasus baru” rekan jonghyun menggerutu tak jelas sambil meninggalkan jonghyun sendirian.

“hmmm ciri ciri ini~ hmm rambut si pembunuh sepertinya tak asing. Perawakannya pun sepertinya aku pernah bertemu dengannya. Tapii, nuguya?” jonghyun kini berbicara dengan komputernya sambil menerka nerka si tersangka

 

 

***

 

sebuah pintu telah berdiri kokoh didepan jonghyun, meminta untuk dibuka. Dan benar saja jonghyun membukanya dengan cara menekan tombol pengaman pada gagangnya. Ia segera memasuki ruangan itu. Dan berhenti di depan sebuah ranjang. Ia merebahkan tubuhnya yang lelah di tempat tidurnya. Pikirannya kembali menerawang kasusnya.

“ah, kenapa aku tak memeriksa kembali mayat tadi?” jonghyun mengubah posisinya menjadi duduk dan kini menggaruk garuk kepalanya menandakan prustasi yang ia rasakan.

 

—-

 

sinar pagi telah menjuntai tinggi membangunkan seluruh insan untuk melakukan tugas sehari hari mereka. Kini jonghyun tengah berhadapan pada seorang mayat diruang mayat tentunya. Ia menggeledah mayat tersebut sampai ia terhenti karena menemukan sebuah ponsel yang sudah mati karena baterainya low. Ia juga mengambil dompet serta barang barang lainnya, termasuk sepucuk surat. Entah surat apa. Jonghyun berniat untuk membacanya nanti

 

——– Sherlock ———

 

kau! Aku sangat membencimu! Siapa kau hah? Kau selalu ikut campur denganku! Aku tak pernah menganggapmu sebagai bagian dari keluargaku. Camkan itu! Kibum-ah!! lihat saja nanti dimana kau berakhir!’

 

ah, surat apa itu tadi? Seperti sebuah ancaman. Hmmm raut wajah jonghyun tampak sangat serius sekarang

 

_author POV end_

 

_jonghyun POV_

siapa kibum yang di maksud? Aku membuka dompet namja tadi dan ah, tepat dugaanku. Si korban bernama kibum, ya kim kibum. Sepertinya, ini pembunuhan berencana dengan keterkaitannya dengan keluarganya. Hmmm menarik sekali! Kini aku menggapai ponsel milik namja tadi yang sedang tersambung dengan sebuah charger yang berujung pada stop kontak. Ya, aku menchargernya. Hah~ lancang memang mengutak atik ponsel orang, namun ini harus kulakukan.

 

From: Kim Yoonji

 

Oppa, aku tunggu kau di hutan pinus itu ya?

 

Ige, aku menemukan sebuah sms. Ah, hutan pinus tempat kejadian, dan tanggal penerimaan sms juga dihari korban meninggal. Kim yoonji! Aku harus menghubunginya!

 

——– Sherlock ———

 

seorang yeoja berblazer putih ditambah dengan dress merah muda memasuki ruanganku dan duduk didepanku wajahnya masih menunjukan rasa dukanya

“hmm.. kim yoonji imnikka?” tanyaku

“ne”

“pada tanggal 19 maret, dimanakah anda berada?”

“hhmmm, aku sedang menghadiri acara ulang tahun temanku”

“eodiga?”

“di daerah cheondam”

“yakin anda tidak kedaerah lain?”

“yakin, dan saya bergegas pulang karena eomma ku sakit”

huh, aku tak menemukan kejanggalan pada gadis ini. Aku mengambil ponsel tadi dan menunjukan sms yang tadi kutemukan

“tapi, apa kau mengirimkan ini?” aku menyodorkan ponsel itu ke gadis tadi

“eoh? Anniyo~ ah, aku tak bisa menghubungi kibum oppa saat itu karena kami sedang ada masalah”

“ne? bisa ceritakan?”

“ne, geurae kibum oppa………” ia menceritakan panjang lebar

 

_jonghyun POV end_

 

_author POV_

 

seorang namja menggengam erat tangan adiknya, berharap adiknya tabah dan kuat menghadapi penyakit yang ia derita

“apakah anda tuan lee jinki?” tanya seorang perawat menghampiri namja tadi

“ne, ada apa?”

“biaya pembayaran pengobatan adik anda sudah lunas”

“ne, gomawo”

namja yang diketahui bernama jinki itu pun mengambil ponselnya dan mendial seseorang

“yeoboseyo~  uangnya sudah ku terima”

 

“….”

 

“ah, ne itu gampang”

 

“….”

 

“ne, gomawo”

senyum sumringah terpancar dari wajah lembutnya. Kini ia menatap adiknya masih dengan harapan yang sama

“sembuhlah~ oppa akan membayar semuanya. Oppa janji akan membelikan apa yang kau pinta. Tapi sadarlah~” pintanya sambil mengelus lembut rambut adiknya

 

——– Sherlock ———

 

sementara ditempat lain…

 

“kim yoonji-ssi!” seseorang meneriaki yoonji yang tengah berduduk santai bersama jonghyun. Tentu masih tentang kasus yang sama, jonghyun terus mencari saksi

“minho oppa!” sambut yoonji

“annyeong” sapa minho pada jonghyun

“annyeong, minho imnikka?” tanya jonghyun

“ne”

“silahkan duduk, apakah anda mengenal kim kibum?”

 

TBC

 

Apakah minho kenal kibum??? *ala infotainment gaje* mau tau mau tau? Bayar!! *plak ok RCL ya? maaf ya asal tag hehehe kalo ga baca gapapa

2 thoughts on “FF sherlock (thriller, mystery, friendship) PART 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s