FF sherlock (thriller, mystery, friendship) part 3 END

Tittle: Sherlock Holmes

Genre: Thriller, Friendship, Mystery

Length: 3 /3

Cast: All member of SHINee

Author: Riska Indah Damayanti

 

ahhhh akhirnya part end nya ke posting hehehe ah iya author berpesan kepada reader terhormat *halah* kalo tiap baca ff, di like ya? biar author bisa liat berapa ratingnya. gomawo^^

 

_someone POV_

 

*flashback*

 

“ya! Kibum-ah!! kau menghalangi ku, BABO!!” aku menegurnya dan menekankan kalimat babo padanya. Aish coba lihat! Tampang sok innocent nya itu menggangu pemandanganku! Aku mendorongnya agar menyingkir dari jalan yang akan ku lewati

 

 

“kibum-ah~ kau anak yang pandai. Ige, kau dapat seratus lagi” park saenim berkata begitu halus padanya. Tangannya nampak memamerkan selembar kertas dengan goresan 100. aish, seharusnya itu milikku! Seharusnya park saenim berlaku itu padaku! Andai kau tak pernah ada kibum-ah!!

 

 

——

 

 

tawa khas itu kini terngiang disampingku terus menerus senantiasa berdengung ditelingaku. Sudah 5 tahun sejak keberadaannya mengusik hidupku. Kini aku menginjak bangku SMP. Kenapa ia terus menerus mengikuti kemana aku pergi eoh? Aku sama sekali tak menyukainya. Dan kini ia menatapku

 

“aish, mwoya?? Kau iri dengan wajah tampanku hah??” bentakku

 

“anniya, aku merasa kau tidak sopan pada hyungmu” ujarnya. Apa yang ia katakan? Apa yang dimaksud dengan ‘hyungmu’

 

“apa? Siapa hyungku? Kau? Kapan aku mengakuimu sebagai hyungmu??? Menyebalkan!” aku berlalu melewatinya. Aku yakin kali ini ia menunjukkan senyum sok manisnya itu. Ah, ini karena eomma! Aku tak mau tinggal dengannya errr

 

—–

 

lihat itu! Ahhhh sudah ku katakan jangan sentuh barang barangku! Aku berlari dan mengambil guci kecil pemberian seseorang dari tangan kibum. Teman kecilku, teman lama. Ya, sangat lama. Kenangan satu satunya darinya, beraninya tangan kotor itu menyentuh ini. Kini ia tampak melihatku sambil menunjukan tampang sok dewasa itu. Hhhh~ lagi lagi ia bersikap seolah olah ia hyungku

 

*flashback end*

 

_someone POV end_

 

_jonghyun POV_

 

kini penjahat telah tertangkap, tapi aku merasa semua ini masih janggal. Keluarga, pembunuhan, tak dianggap, nominal yang masuk ke rekening jinki. Hahhhh bagaimana aku memecahkan ini? Aku berjalan menuju ruangan ku dan disana sudah ada jinki yang siap ku introgasi.

 

#SKIP

 

introgasi selesai, benar dugaanku semua. Ia tak berhubungan langsung dengan kibum. Dia tak tahu menahu tentang siapa kim kibum itu. Hmmmm ada dalang di balik semuanya. Sebaiknya aku kembali menghubungi yoonji lagi. Ah, minho juga! Aku harus menyelidikinya. Hmm, bagaimana dengan menanyakan ini pada keluarganya. Ya, benar aku akan menanyakan pada ibunya.

 

 

——– Sherlock ———

 

 

menurut ibunya, sebenarnya kibum bukan lah anak kandungnya. Ia hanya mengadopsinya saja hmmm aku mencurigai seseorang. Jika kau berfikiran sama denganku, orang yang ku curugai itu adalah KIM MINHO (marganya diganti ya?? Ahahah) ne, aku harus menyelidikinya. Menurut sang ibu, minho dan kibum memang tak pernah akrab.

 

—-

 

aku menjenguk adik jinki dirumah sakit, aku berjanji pada jinki untuk menjaga adiknya. Aku tak tega, karena ia tak bersalah. Ya, dia hanya seorang anak kecil. Aku sekarang duduk disamping tempat tidurnya, dan mataku terfokus pada beberapa carik kertas disana. Hmmm, bertuliskan nomor rekening. Ah, jadi orang yang membayar jinki adalahhh ya! Minho!

 

Aku bergegas menuju bank, karena aku akan meminta bukti pentransferan uang dari rekening minho. Gotcha, minho tertangkap kau!

 

 

——– Sherlock ———

 

 

semangatku amat menggebu sekarang. Aku meminta minho datang dipersidangan esok lusa. Ya, ia akan kujadikan sebagai tersangka sementara. Dan sekarang aku akan mengantarkan surat penangkapannya.

 

 

 

 

Esoknya dipersidangan

 

 

 

 

“saudara minho, apakah anda telah membayar saudara jinki dengan uang sejumlah 100.000.000 won untuk menghabisi nyawa saudara kibum?” tanya hakim pada minho yang tampak sangat angkuh itu.

 

“tentu saja tidak! Itu fitnah!” elaknya

 

“ehem.. permisi, tapi menurut bukti dan kesaksian dari saudara jinki. Andalah otak dari pembunuhan saudara kibum” aku berusaha menegaskan bahwa minho bersalah

 

“aishh apa eoh?? Bukti apa?” minho tampak tak senang dengan perkataanku

 

“tenang tenang!” hakim mulai menenangkan suasana

 

“menurut pencatatan bank juga tangal 20 maret anda telah mentransfer uang ke rekening saudara jinki” tambahku

 

“memang yang bernama kim minho hanya aku saja??” pernyataan bodoh dari minho, aish benar benar seperti anak kecil

 

“lalu, surat ini, bagaimana anda dapat menjelaskan semua ini?” aku mengeluarkan secarik kertas, ya ini adalah surat yang waktu itu

 

“eungg~ aku tak tahu. Itu bukan surat dari ku aku tak tahu apa apa. Lagi pula, memang keluarga dari kibum hanya aku saja?” mulutnya tak berhenti mengoceh seperti balita

 

“minho-ya! Eomma tak pernah mengajarimu berbohong! Eomma tau kau tak menyukai kibum. Tapi haruskah begini caranya? Tak puaskah kau? Kibum sudah tiada, apa kamu masih merasa tersaingi olehnya? Mengakulah, minho! Eomma terima” ucap wanita yang sudah beruban dan diketahui ia adalah eomma minho

 

“ya! Eomma! Aku tak melakukannya! Aku tak pernah sejahat ini!” minho menggertak eomma nya sendiri

 

“dikeluarga kami hanya minholah yang tak menyukai kibum, bahkan waktu SMA, minho pernah menjebak kibum hingga terkurung didalam gudang selama seminggu” tutur eomma minho

 

“aish, aku tak akan melakukannya kalau eomma tak pernah mengambil anak kampung itu dari panti asuhan!!” sepertinya minho kehilangan kontrol dan hmm tanpa ia sadari ia mengakui perbuatannya

 

“ehem.. saudara minho, apakah ucapan anda barusan merupakan bentuk pengakuan anda?” aku menyadarkan minho dari tingkah bodohnya

 

“a-a-a-anniya!” ia masih megelak

 

“jujur sajalah” jinki membuka mulutnya

 

“diam kau!” minho membentak jinki

 

“dug.. dugg.. dugg!” hakim memukul palunya.

 

“semua bukti mengarah padamu minho, aku beri kesempatan sekali lagi. Apakah kau otak pembunuhan ini?” hakim berusaha memaksa minho untuk mengakuinya

 

#SKIP#

 

setelah lebih dari satu jam persidangan, akhirnya minho mengakuinya. Hhhhh orang yang sangat keras kepala. Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, sedangkan jinki hukuman 30 tahun penjara *lama amat* karena sudah menjadi pembunuh bayaran

 

 

 

——– Sherlock ———

 

 

“jonghyun-ah~ rawat adikku ya? Aku serahkan dia padamu” jinki berkata sambil menepuk pundakku, aku hanya mengangguk. Kini ia memasukki ruangan bertrali besi. Ia mendekam di bui. Tapi ia tak disatukan dengan minho, kami tak ingin ada perkelahian lagi antara jinki dan minho. Huh, lega rasanya kasusku sudah terjawab.

 

_jonghyun POV end

 

_author POV_

 

*flashback*

 

“drrttt.. drrtttt..” sebuah sms masuk ke ponsel yang tengah digenggam oleh seorang namja

 

from: kibum oppa

 

ne, chagi. Aku menunggumu di hutan pinus^^

 

senyum tersirat diwajah pemegang ponsel tadi, entahlah mengapa ia tersenyum. Kemudian ia nampak menghapus sms tadi dan beberapa sms sebelumnya

 

“oppa, kembalikan ponselku!” tegur seorang gadis yang diketahui bernama yoonji

 

“ne, ige. Gomawo” ujar namja tadi dan bergegas pergi untuk mengambil minum di meja tamu. Ne, mereka sedang berada disebuah pesta ulang tahun

 

 

sementara di tempat lain

 

 

seorang namja terlihat menyusuri hutan pinus sambil tersenyum tak sabar menunggu kekasihnya, namun sebuah tangan menariknya hingga ia terjatuh. Seseorang dengan masker hitam beserta sepasang baju dan celana berwarna senada dengan maskernya tiba tiba mengeluarkan benda tajam dari sakunya. Namja tadi berusaha memberontak, namun sebuah tinju mendarat di wajahnya membuatnya tak berdaya. Sebuah tusukan bersarang di dadanya membuat namja itu menjerit keras. Namun, jeritannya tak membuat si pemilik pisau menyudahi permainannya. Kembali ia tusukkan pisau itu kedada namja tadi, membuat darah mengalir melalui mulutnya. Sekarang si pemilik pisau beralih kepada kedua tangan namja itu dan menyayat kedua urat nadinya hingga terputus. Sekali lagi dihantamkannya pisau itu kedada si namja. Kini namja itu lemah tak berdaya tanpa hembusan nafas yang terlepas dari hidungnya. Ya, ia meregang nyawa

 

 

—–

 

 

“aku sudah memastikan target sudah tewas” ujar seseorang yang berpakaian hitam tadi pada seorang namja berperawakan tinggi dan tampan

 

“kerja bagus! Aku akan mengirimkan uang itu esok hari” sebuah senyum kepuasan tersirat di wajah si tampan

 

“…” sementara seseorang serba hitam itu hanya menganggukan kepala

 

“senang bekerja sama dengan anda, jinki” sebuah tangan menjulur kearah seseoarang serba hitam itu yang diketahui benama jinki

 

“ne, minho-ya” dan jinki membalas minho, mereka berjabat tangan

 

 

END

 

Akirnya khatam juga (?) huaaaaaahhhhh ada yang bingung gara gara judulnya? Hmmmm, dibawah ini ada cerita dan makna dari foto teaser sherlock nya SHInee. Bingungin ga sih ceritanya. Ok, deh capcus mulu! Yang comment masuk surga, yang ngelike gue sumpahin nonton SS4INA (?) yang silent reader gua sumpahin masuk comberan. RCL ya??? Kamsahamnida^^ haha aneh ga sih ceritanya? pasti feel nya kurang. kritik dan saran aku tunggu loh ya???????????

 

 

[POST DARI FANS]

*Ini bisa jadi benar!!

 

“Korean Shawols dalam Shakizi mengatakan bahwa konsep di balik foto teaser SHINee ialah bahwa Onew merupakan pembunuh, dengan warna biru di keseluruhan foto teasernya. Jika kalian membaca Sherlock Holmes, kalian akan mengetahui bahwa cat biru akan terlihat dalam adegan pembunun dan di tangan sang pembunuh, dll dan Key merupakan korbannya. Taemin menjadi saksi dan Minho kelihatannya merupakan otak dari pembunuhan dan sejenisnya. Jadi Jonghyun lah yang merupakan Sherlock Holmes. Aku melihat foto ini dan melihat keterkaitannya. Aku penasaran jika kalian juga berpikiran sama.

 

Tangan Onew dipenuhi cat biru, maka ialah pembunuhnya. Ia memakai cincin berwarna orange, dan ini bisa berarti bahwa Onew dan Minho saling mengenal.

 

Tangan Minho dipenuhi cat berwarna Orange. Kalian melihat bagaimana tangan Key (dengan gelang-gelang warna pink) mengikuti jejak warna biru dan orange. Kemungkinan terbesar ialah Key memiliki hubungan dengan Onew dan Minho dan karena Minho adalah otak dari pembunuhan, ini berarti Key mengenal Minho.

 

Tangan Taemin berwarna kuning dengan jejak biru paling sedikit, yang berarti ia telah melihat pembunuhan dari jarak jauh atau ia tidak melihatnya dengan jelas.cat kuning di tangan Taemin bersesuaian dengan gelang-gelang Jonghyun yang juga berwarna kuning. Ini berarti bahwa Jonghyun dan Taemin telah bertemu sehubungan dengan kasus pembunuhan tersebut. Atau merka telah saling berhubungan.

 

Tangan Jonghyun memiliki cat warna orange, dengan cincin biru dan orange. Baiklah, sepertinya aku tidak perlu mengatakannya kan? Ia menemukan pelaku dan motif dibalik pembunuhan tersebut. Yang menunjukkan bahwa Sherlock Holmes adalah seorang jenius.”

 

 

(cr: unicovoice)

 

Taken from : The SHINee World Bandung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s