FF Kyu’s Secret

Tittle: Kyu’s Secret

Genre: Romance, Comedy

Length: Oneshoot

Cast: Cho Kyuhyun, Han Hyesoo (OC)

Author: Riska Indah Damayanti®

POV: Full Author

Note: Author kali ini gamau banyak bacot. Baca aja ya? Hahaha oh iya ini gue post di blog sama di FB Cuma di FB gue bikin twoshoot gara gara takut gabisa dibuka di HP. Yowislahhh this is my inspiration J

 

 

 

“Mengapa kau sibuk sekali??? Arrrrggghh bahkan seorang presiden pun kalah sibuk denganmu!” omel Hyesoo pada sebuah bingkai foto berisikan foto seorang namja yang tersenyum evil.

 

“Bahkan hanya membalas pesan dariku kau tak sempat. Hah, sudah 1 bulan ini aku tak melihatmu!! Dasar anak setaann!!” kali ini Hyesoo mengomel sambil menempelkan kepalan tangannya pada foto tersebut. Tepatnya ia terlihat seperti menjitak kepala namja tersebut.

 

 

Sementara ditempat lain…

 

 

“Awww!!!” pekik Kyuhyun sambil mengelus pucuk kepalanya. Merasa seseorang telah menghantam kepalanya. Dilihatnya sekitar, hanya ada dia diruangan ini. Seketika bulu kuduknya berdiri.

 

“Sepertinya ruangan ini harus diberi penangkal hantu!” gumamnya bodoh.

 

“Tuk.. tuk..” ketukan pintu membuatnya terkesiap. Refleks ia melompat dan menaiki kursi terdekat, menenggelamkan kepalanya pada lututnya sambil bergidik ngeri. *setan takut setan*

 

“Tuan Cho, anda sedang apa?” tiba tiba suara seorang yeoja yang dikenal sebagai sekretarisnya menghampirinya.

 

“Eoh?” dengan ragu Kyuhyun melirik arah suara tadi. Dan benar saja, ia hanya salah sangka. Itu benar benar hanya sekretarisnya.

 

“Kkkkk.. Ini laporan keuangan yang anda minta.” Ujar sang sekretaris sambil menahan tawanya.

 

“Apa yang kau tertawakan? Taruh itu disitu.” Perintah Kyuhyun sambil memalingkan muka.

 

“Kkkk”

 

“Tunggu apa lagi? Keluarlah!”

 

“Baiklah kkk”

 

“Aishhh babo”

 

 

—-

 

 

“Blup.. blup..” tangan kecil Hyesoo memainkan pipa kecil yang disebut sedotan pada segelas cappuccino dihadapannya. Wajahnya bersengut kesal, masih masalah Kyuhyun yang menghilang dengan alasan ‘sibuk’.

 

“Setelah ini kita akan kemana lagi, chagi?” ujar seorang namja dibelakangnya. Bukan, namja itu tidak berbicara pada Hyesoo. Ia hanya seorang tamu café sama seperti Hyesoo. Ups, sepertinya mereka ‘berbeda’. Hyesoo sendirian, sementara namja itu dengan yeojachingu-nya.

 

“Terserah kau saja, oppa” jawab si yeoja lembut. Hyesoo mulai geram karena telinganya yang sedang ‘sensitif’ itu terkena ‘polusi’.

 

“Bagaimana kalau menonton? Bukankah itu romantis?” tanya namja itu.

 

“Baiklah, aku setuju denganmu, oppa”

 

“Kita akan menonton film romantis, dan membayangkan kalau itu adalah kita. Kemudian kita akan memakan popcorn, dan__”

 

“YA!! KALIAN BERHENTI BERBICARA!! ATAU AKU AKAN MENJEJALI MULUT KALIAN BERDUA DENGAN SEPATUKU! KALIAN INGIN PAMER DENGANKU KAN?! HAH? AYO MENGAKU!” Tiba tiba Hyesoo membalik badan dan mulai berkoar (?)

 

“Oppa, wanita ini kenapa? Apa dia gila?” tanya yeoja itu polos

 

“HAH?! APA KATAMU?! KAU INGIN TANGAN CANTIK INI MENARIK RAMBUTMU SAMPAI KULIT KEPALAMU TERLEPAS?! BAIKLAH” Hyesoo semakin bringas dan mulai berusaha menedekati yeoja tadi.

 

“KAJJA KITA PERGI!!” beruntung namja itu sigap dan menarik yeojanya dari amukan Hyesoo.

 

“YAAKKK!!! AWAS KALIAN BERDUA!!!”

 

 

—–

 

 

 

“Eonni!!!!!” suara gaduh tiba tiba memekakan telinga. Siapa lagi kalau bukan Hyejin, adik Hyesoo. Diikuti suara derap kakinya yang tergesa gesa lalu membuka pintu kamar Hyesoo kasar.

 

“Ada apa?” tanggap Hyesoo datar.

 

“Cho.. Cho..” ujarnya gagap.

 

“Coklat?”

 

“Cho.. Cho..”

 

“Coretan?”

 

“Cho.. Cho..”

 

“Comberan? *jdar!!”

 

“Bukan!!”

 

“Lalu apa? Kau itu kalau bicara yang jelas!”

 

“Cho Kyuhyun!”

 

“WAE?? Ada apa dengannya?!”

 

“A-Aku tadi melihatnya memasuki toko gaun pernikahan. Akupun menguntit, dan ia mencoba pakaian tersebut dengan seorang wanita!! Huaaaaaa.. aku kasian sekali denganmu! Sudah jelek, dikhianati pula”

 

“Aish kau ini!! Masih saja mengejekku! Namja itu benar benar sudah merindukan tinjuku ya? Lihat saja nanti!”

 

 

—-

 

 

 

Sepanjang perjalanan, Hyesoo terus memikirkan kata kata Hyejin kemarin. Mengapa Kyuhyun tega sekali? Padahal hubungan mereka sudah berjalan 5 tahun. Memang belakangan ini Kyuhyun mengaku sibuk. Apa itu hanya alasan saja? Sebenarnya ia memiliki wanita lain. Ya! Pasti begitu!

 

“Awas kau, Kyu!” Hyesoo mengepalkan tangannya kanannya dan menghantamkannya pada telapak kirinya. Seakan akan ia sedang menjotos wajah Kyuhyun.

 

“Yak! Itukan..” mata Hyesoo terbelalak, sosok yang sedari tadi dibayangkannya muncul dengan wajah tanpa dosa dan memasuki sebuah toko. Tunggu! Ini toko perhiasan. Ehem, kemungkinan besar Kyuhyun ingin membeli cincin. Tentu saja, tidak mungkin ia membeli bakso di toko ini -_-

 

“Apa benar? Ah, tapi sepertinya memang benar! Aish, kau tertangkap basah, Kyu!” dengan langkah hati hati Hyesoo menguntit Kyuhyun.

 

“Aku minta cincin pernikahan yang kupesan kemarin.” pinta Kyuhyun pada seller.

 

“Tidak salah lagi!” geram Hyesoo yang menghampiri Kyuhyun.

 

“Ehem! Aku minta cincin pernikahan yang paling mahal!” seru Hyesoo pada seller, seketika Kyuhyun menengok dengan wajah terkejut.

 

‘Hahaha, lihat saja, Kyu’ batin Hyesoo

 

“Woaahhhh, Han Hyesoo! Kau membeli cincin juga? Hahaha kebetulan sekali!” tanggap Kyuhyun tanpa menunjukkan rasa cemburu ataupun marah. Pada awalnya, Hyesoo ingin membuat wajah evil itu menjadi wajah yang putus asa dan berlutut memohon agar Hyesoo memaafkannya. Namun, sepertinya itu gagal -_-

 

“Ah? Eung.. Ya! Tentu saja! Aku sudah menemukan yang cocok! Ia memintaku untuk cepat cepat menikahinya” ujar Hyesoo

 

“Wah, itu sangat bagus! Semakin cepat semakin baik!” tanggapnya girang.

 

“Permisi tuan, ini pesanan anda” sang seller menengahi percakapan panas mereka berdua.

 

“Baiklah, Hyesoo-ah! Aku tak sabar melihatmu di altar hahaha. Aku pergi dulu. Hahaha” Tawa evil itu semakin menjadi jadi. Kyuhyun menepuk bahu Hyesoo. Meninggalkan gadis bodoh itu dengan tampangnya yang hmmm entahlah *saking babonya tuh tampang -_-*

 

“Nona, ini pesanan anda” seller menyadarkan Hyesoo dari lamunan bodohnya.

 

“Hmmm.. sebenarnya aku tak ingin membelinya. Hehehe cheosunghamnida” Hyesoo langsung menancap gas kakinya pergi.

 

“Chamkkaman!! Tas ku tertinggal!” Hyesoo kembali lagi ke toko tersebut. Dan pergi lagi. *ini bocah ngapain sih? -_-*

 

 

—–

 

 

 

“Hyejin-ah! Bagaimana ini?? Aku harus bagaimana?” tanya Hyesoo sambil terus berlalu-lalang dihadapan Hyejin.

 

“Yak! Eonni! Kau menghalangi TV nya!” bentak Hyejin

 

“Tapi bagaimana denganku, eoh?” tanyanya mengulang.

 

“Yak! Berhenti berlalu-lalang seperti itu!” gertak Hyejin

 

“Aish, baiklah! Tapi bagaimana denganku?” benar saja Hyesoo berhenti. Hmmm berhenti berlalu-lalang dan menutupi seluruh layar televisinya.

 

“A-ku tak pe-du-li! Minggir!” ujar Hyejin kesal sambil mendorong tubuh Hyesoo hingga terduduk disampingnya.

 

“Hyejin-ah~” panggil Hyesoo sambil ber-aegyo

 

“Hmm?” Hyejin masih berkonsentrasi pada acaranya.

 

“Bagaimana nasibku, anak bodoh?!!” bentak Hyesoo

 

“Yak! Kau ini benar benar bodoh atau bagaimana? Kau tukar dengan apa otakmu itu? Aku tak percaya kau adalah eonni ku.” Cela Hyejin *adek kurang ajar -_-*

 

“Aish! Berhenti menghinaku! Cepat katakan apa yang harus kulakukan!”

 

“Kau kan bisa menemuinya secara paksa dan menanyakan yang sebenarnya. Kau hanya butuh penjelasan saja, babo”

 

“Aihhhhh kau ini adikku yang pintar. Satu kecupan akan ku persembahkan untukmu. Mumumu”

 

“Yak! Apa yang kau lakukan? Menjauh dariku!”

 

“Mumumu”

 

“Berhenti mengejarku! Aku tak mau tertular otak bodohmu!”

 

“Mumumuaahhhhh”

 

“Arrrrrgggghhh”

 

 

—-

 

 

 

“Yak!!! Setan babo! Kau harus menemuiku besok atau aku akan menemuimu di kantormu dan membuat gaduh disana! Aku akan menjatuhkan repurtasimu sebagai pewaris tunggal perusahaan ayahmu! Kalau tak ada balasan dari pesanku, berarti kau mengizinkan ku untuk mengacaukan kantormu hahaha”

 

send to Anak setan babo

 

 

 

 

 

 

Jam terus berputar seiring waktu berganti. Malam telah digantikan dengan sang matahari yang mendesak keluar perlahan. Tak ada balasan dari Kyuhyun. Anak itu memang sepertinya rindu akan Hyesoo Attack hahaha.

 

“Dimana Cho Kyuhyun hah? Dimana dia?!” seru Hyesoo sambil membawa kertas foto foto Kyuhyun yang bodoh -_- seperti dibawah ini muahahaha.

 

 

 

“Kkkk.. tenang nona, tunggulah disini! Saya akan memanggilkannya” sekretaris Kyuhyun berusaha menenanginya. Dan hilang dibalik pintu ruangan Kyuhyun.

 

“Heii, lihat ini! Ini adalah calon direktur perusahaan ini!” seru Hyesoo pada semua karyawan yang lewat. Membuat mereka terbahak bahkan tertawa terpingkal pingkal melihat wajah atasan mereka. Sungguh aib -_-

 

“Selamat datang, Han Hyesoo!” suara khas Kyuhyun menyeruak dan memekik pendengaran Hyesoo.

 

“Oh, tuan Cho yang terhormat! Aku baru saja menyebarkan ini, kau mau lihat?” tawar Hyesoo

 

“Mwoya?” tanya Kyuhyun penasaran dan mendelik kearah lembaran foto itu.

 

“YAK!! KAU MAU MATI HAH??” seru Kyuhyun sambil merebut foto aibnya dari tangan kecil Hyesoo. Kyuhyun menarik tangan Hyesoo keruangannya. Kemudian mengunci ruangannya.

 

“Y-yak! C-cho Kyuhyun! K-kau mau apa?” tanya Hyesoo gugup

 

“Aku menginginkanmu muahhh” tutur Kyuhyun nakal sambil menghampiri Hyesoo dan mulai membuka kancing kemejanya.

 

“CUTTT!!! Tunggu!! Ini bukan FF NC!! Kyu!! Lo jangan napsu gitu! Ini bukan FF NC -_- Ntar gue dicekal MUI! Ulang! Ulang!” seru Author *Author numpang eksis*

 

“Maaf, thor -_-v Yaudah ulang” tukas Kyuhyun khilaf

 

“1. 2. 3. Action!!”

 

“Sebenarnya aku ingin mengatakan bahwa hmmmmm. Kukira kisah kita sebagai seorang kekasih harus berhenti sampai disini.” Ujar Kyuhyun berusaha tegar

 

“K-kenapa? Kita sudah menjalin hubungan 5 tahun, Kyu! Kau ingin mengakhirinya begitu saja? Bahkan aku masih ingat saat kita pertama bertemu. Saat itu kau membantuku memanjat tembok sekolah karena terlambat. Dari situ kita mulai dekat. Apa kau lupa?”

 

“Tentu saja aku tidak melupakannya! Kau memakai underwear berwarna merah kan?”

 

“Jadi kau mengintip? Aish! Dasar! Ahhhh Kyu!! Kau ini benar benar!”

 

“Maafkan aku, Hyesoo! Aku tak sengaja melihatnya!”

 

“Aish! Lalu apa alasanmu memutuskanku, eoh?”

 

“Mengertilah, Hyesoo! Aku akan menikah. Ini sudah waktunya sebelum appa mengangkatku menjadi presdir disini. Aku harus memutuskanmu sebagai kekasih karena..”

 

“Karena apa? Eoh?”

 

“Karena aku akan menjadikanmu sebagai istriku. Tak ada lagi istilah kekasih saat ini karena janji suci akan menghapus kata kekasih. Janji yang merubahmu menjadi milikku seutuhnya, Hyesoo-ah”

 

“Eungggg, Kyu..”

 

“Apa? Apa kau terharu?”

 

“Sebenarnya…”

 

“Sebenarnya apa? Sebenarnya kau ingin menangis? Menangislah~”

 

“B-bukan~”

 

“Lalu?”

 

“Kyu, sebenarnya aku tak mengerti perkataanmu ._. yang tadi itu terlalu rumit. Aku tak mengerti hehe”

 

“Arrrgghhhh Tuhan!! Dosa apa aku ini? Bahkan aku sudah menghafal kata kata itu selama satu bulan dan kau tak mengerti?”

 

“Aniya~”

 

“Hhhhhh sabar Kyu~ Baiklah, Han Hyesoo ikut aku!”

 

 

—-

 

 

 

“Yak! Cho Kyuhyun! Aku akan diapakan? Mengapa wanita ini menarikku dan ingin membuka bajuku?!” teriak Hyesoo dari balik tirai. Hahh, gadis ini terlalu bodoh!

 

“Tenang saja, Hyesoo-ah”

 

 

 

Kurang lebih 2 jam Kyuhyun menunggu seseorang dari balik tirai. Sangat lama untuk ukuran menunggu.

 

“Tuan Cho, pendamping anda sudah siap!” teriak seseorang dari balik tirai. Tirai pun dibuka dan sesosok yeoja berdress putih selutut dengan hiasan kepala tergerai kebelakang dan satu buket bunga digenggamannya muncul bersinar dari balik tirai tersebut.

 

“Yeoppeuda!” gumam Kyuhyun kagum sampai tak berkedip sedikit pun.

 

“Kyu?” tanya Hyesoo yang menjelma menjadi malaikat.

 

“Ehem! Sekarang kau paham kan? Aku ingin melamarmu, Hyesoo-ah! Waktuku sebulan penuh itu kupersiapkan untuk pernikahan kita. Maafkan aku karena telah membuatmu kesal.” Tutur Kyuhyun

 

“J-jadi kau tak berselingkuh?”

 

“Tentu saja tidak -_- Han Hyesoo”

 

“Hmm?”

 

“Maukah kau menjadi pendamping hidupku selamanya?”

 

“Tentu saja, Kyu”

 

“Jinja?”

 

“Aku tak bisa hidup tanpamu, Kyu”

 

“Kau tahu? Aku pun tempe *plak!* maksudku, aku pun begitu. Sebulan tanpamu rasanya seperti kehilangan nyawaku. Saranghae my future wife :*”

 

 

Esoknya, acara sakral nan suci terlaksana. Sepasang kekasih telah menghapuskan gelar kekasihnya menjadi sepasang suami-istri. Mengikat janji satu sama lain untuk saling mencintai walaupun hidup dalam kebodohan (?)

 

 

 

END

 

 

Gyahahahaha kali ini kayanya genrenya ZOMVLAK ya? Ahahaha gue gabisa bilang apa apa lagi sama FF gue yang ini. Rencana buat jadi romance ilang cemuanyaaaa hahaha tapi ada kan unsur romance nya? Tengs udah baca!!!! LOVE U READERS. RCL eaph? Oh iya satu lagi, kalo mau copas biasakan izin. Makasih banget yang kemaren copas ga izin. Untung authornya ga diganti. Kalo diganti siap siap aja gue ketekin. Cekian dan celimakacihhhh salam unyu :*

 

8 thoughts on “FF Kyu’s Secret

  1. haduhh
    ini hyesoo sifatnya bar bar banget
    jahahahaha
    q ketawa terus
    ada aja mereka ini
    tp emang benr saengi
    trlalu pemdek
    trs kesannya tergesa-gesa buatnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s