FF : Dirty (Sad Romance) Cho Kyuhyun

Title: Dirty

Genre: Sad Romance, Hurt, Angst

Cast: Cho Kyuhyun, Kim Heera (OC)

Length: One Shot

Author: Riska Indah Damayanti a.k.a Kyupil a.k.a gymgyu

Note: Alurnya maju mundur, jadi jangan bingung ya? Hehehe

 

 

 

.Kyuhyun POV.

Entah untuk keberapa kalinya kutarik udara yang berlalu lalang dihadapanku untuk memenuhi dadaku. Berkali kali kuhirup pun tetap tak dapat membuatku puas akan sesak yang melanda dadaku. Sesuatu yang mengisi ruang yang kini kosong itu telah meninggalkanku. Berhenti untuk mengayunkan langkah suka dan duka, berhenti untuk menghiasi setiap detik yang  berjalan dengan senyuman dan tingkah tingkah yang tak dapat diduga. Berhenti memberi cahaya bagi keterpurukanku. Kini aku kelam tanpa cahaya itu. Walau seorang bidadari yang diimpi-impikan para pria menari disampingku pun aku hanya bisa merasakan duri yang kutabur sendiri dalam gelap.

 

 

 

Diri bodoh ini terlalu tergoda akan pesona gadis semu yang mungkin ribuan tangan telah menjamah tubuhnya. Termasuk tangan bodoh ini. Menyia-nyiakan tulus cinta yang tak pernah habis kau tuangkan ke gelas kosong yang kusebut hati. Mengkhianati janji yang kuulur saat usia kita menginjak istilah remaja. Janji manis yang kini berubah menjadi racun bagi tuannya. Terlebih lagi secarik kertas merah muda dengan ukiran namamu dan pria lain kini ditanganku. Bagaikan mengenggam sebilah pisau yang telah menggores indah di dadaku.

 

 

—-

 

 

 

Hari ini, setelah 1 bulan pupil mata ini tak menangkap bayang dirimu. Aku kini tengah duduk manis di atas kursi panjang cokelat, menyatu dengan puluhan orang yang datang kesini dengan tujuan yang sama denganku. Menyaksikan sebuah janji pengikatan antara dua insan untuk menyongsong kehidupan yang mereka rencanakan dengan apik dan penuh harapan.

 

Seorang pria berbalut tuxedo putih tengah berdiri gagah dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya. Tak salah lagi ini adalah pria yang akan mengikat perjanjian di mata Tuhan.

 

“Mempelai wanita memasuki altar.” Pintu gereja pun terbuka dengan sinar yang menyeruak masuk dan menyilaukan tiap mata yang tersapu oleh cahayanya. Disusul sosok wanita yang terlihat anggun terbalut indahnya kain putih berupa dress dengan bunga mawar putih digenggamnya erat. Air mataku jatuh diantara riuhnya kegembiraan semua audience. Tidak lazim memang air mata jatuh dari mata seorang pria dengan mudahnya. Tapi, kau takkan bisa memahami kerasnya cobaan yang menerpa diriku.

 

 

Jika saja aku tak pernah tergoda oleh jamahan wanita murahan itu, akulah yang akan berdiri bersamamu di altar itu. Aku lah yang akan mengucapkan janji sehidup sematiku bersamamu dihadapan Tuhan dan seluruh isi bumi ini. Akulah yang seharusnya tersenyum menantimu berjalan menuju altar. Akulah, akulah yang harusnya menjadi dinding kokoh yang akan menjagamu hidup dan mati.

 

 

 

 

 

–Flashback–

 

 

 

 

 

Dedaunan yang setia menempel pada ranting-ranting pohon Oak itu nampak berayun riang terbawa angin. Seakan menari bersama perasaan riangku bersama gadis mungil yang tengah tersenyum manis dihadapanku. Sesekali hembusan angin itu membelai rambutnya, menerbangkannya ke sembarang arah, membuat empunya mengerucutkan bibir palm nya.

 

Kusisir riak rambut itu dengan jemariku, kerucutan bibir itupun mengembang indah menjadi sebuah senyum yang sungguh ingin sekali kumiliki. Aku pun mengikuti jejaknya, memamerkan deretan gigi putihku sembari terus membelai rambut ikalnya.

 

“Heera-ah, aku mencintaimu” ujarku manis

 

“Kau tak akan berbohongkan?” tanyanya lugu

 

“Tentu, hmmm suatu hari nanti aku akan berjanji pada Tuhan untuk terus menjagamu dengan cintaku” entah darimana aku mendapatkan kata kata ini, tapi aku sungguh sungguh mengatakan ini. Kulihat semburat merah itu menyeruak keluar dari kedua pipi bulatnya

 

 

 

–Flashback END–

 

 

 

 

 

Heera-ya, apakah ini hukuman bagiku? Inikah kenyataan pahit yang harus kutelan? Haruskah ini menjadi ujung dari perkataan manis yang terurai, pernyataan lampau yang kuakui itu hanya bualan. Bualan yang kini harus ketelan.

 

“Ya, saya bersedia” akhirnya kata kata itu lolos keluar dari bibir manismu. Terlihat manis memang, terlalu manis hingga menjadi racun yang mencekik hatiku. Tidak, aku tak ingin melihat yang lebih sakit dari ini, Heera-ah~ Cukup, cukup sudah aku mengetahui jika kau sudah berbahagia dengan lelaki pilihanmu.

 

Ternyata pemilik janji setia itu tak jatuh padaku. Inikah rasanya saat melihat orang yang kita cintai bersanding bersama orang lain? Beginikah? Maafkan aku Heera-ah, aku yang dulu adalah Kyuhyun bodoh. Aku yang dulu adalah Kyuhyun yang termakan oleh pesona wanita, Kyuhyun bodoh yang melupakan tutur manisku padamu.

 

 

 

 

–Flashback–

 

 

 

 

 

“Kyu!!” sentakan dari arah pintu membuatku melepas tautan bibirku dengan wanita dihadapanku, melepaskan jamahan tanganku yang tengah memberikan ‘service’ dibagian sensitive nya. Kepalaku refleks menoleh kearah pintu. Sial, sejak kapan Heera berdiri disana? Dengan segera aku memunguti helai pakaianku yang tersebar dilantai kamarku.

 

“Heera-ah!!” panggilku pada sosok yang sudah berlari dan menghilang dibalik pintu.

 

“Kau mau kemana?” ujar wanita yang tengah terduduk di ranjangku tanpa pakaian itu sembari menahan tanganku.

 

“Dasar wanita jalang! Bukan urusanmu! Lepas!” dengan tatapan keji, aku menghina wanita itu. Melepaskan tangannya, memakai lembaran demi lembaran pakaianku dan kemudian pergi tanpa menghiraukan seruan yang ia lontarkan untuk membuatku kembali padanya

 

 

 

 

 

 

“Heera-ah!!” semua orang memusatkan perhatiannya padaku yang tengah berlari sembari melolongkan namanya. Hingga akhirnya langkahku berhenti tatkala kugenggam jemarinya, membuatnya ikut serta menghentikan langkahnya. Ia tak berbalik badan, tapi ku ketahui dengan pasti ia menangis. Bahunya yang berguncang keras itu ikut mengguncang hatiku.

 

“Aku ingin menjelaskan semua” ujarku. Akhirnya ia membalikan badannya, matanya merah dan membengkak.

 

“Apa? Apa?! Kau ingin menjelaskan ini adalah kesekian kalinya kau menyentuh wanita jalang itu?! Kau kira aku tak pernah tahu apa yang kau lakukan dibelakangku?! Sudah berapa wanita yang kau ajak bercinta?! Eoh?!!” bentaknya

 

“…” sial, aku kehilangan kata kata. Demi Tuhan, aku tak tahu jika ia mengetahui semuanya.

 

“Kau diam kan?! Kau tak bisa mengelak lagi, Kyu!! Kau kotor!! Janjimu kotor!!” kata katanya menusuk relung hatiku. Ia membalikkan badannya, kembali berlari dan menghilang di ujung jalan.

 

“Ya, aku memang kotor, Heera-ah~ Maafkan aku. Aku kotor!!!” rutukku pada diriku sendiri.

 

 

 

–Flashback END–

 

 

 

 

.Normal POV.

 

 

 

Ting.. Tong..

 

 

Bunyi bel mengusik keluarga yang tengah bahagia didalam rumah bercat putih ini. Tak perlu waktu yang lama, seorang wanita berbaju pink soft dengan rambut ikal yang terkuncir rapi itu membuka pintunya. Orang yang bertamu itu pun tersenyum.

 

“Nyonya, ada surat” ujar seseorang yang bertamu itu, atau lebih tepatnya tukang pos.

 

“Ah, ne” tanggap wanita itu kemudian menerima surat yang disodorkan orang dihadapannya.

 

“Tanda tangan dulu disini, Nyonya” lagi lagi tukang pos itu menyodorkan kertas, kali ini wanita itu menerima kertas itu dan menandatangani kertas yang diyakini sebagai tanda terima.

 

Seperginya tukang pos itu, wanita yang sedari tadi berada diambang pintu itu berjalan menuju terasnya, mendudukkan dirinya pada kursi berwarna senada dengan cat rumahnya. Tangannya dengan cekatan membuka surat yang jelas jelas menuliskan bahwa si penulis menulis surat itu untuk wanita cantik itu.

 

 

 

 

—-

 

 

 

 

 

 

Hilir angin sibuk menerpa tubuhku yang tengah melemah. Aku tak punya daya lagi, kekuatan hidupku habis sudah. Bahkan mungkin jika angin itu tak bosan bosannya menabrak diriku, aku akan hanyut bersamanya. Hilang, terbang, lenyap.

 

Aku memandangi seuntai kalung perak yang erat digenggam oleh tanganku yang nampak seperti tulang yang terbungkus kulit tanpa daging. Ya, tubuh kotor ini akhirnya mendapatkan ganjaran dari perbuatan kotornya.

 

Kilauan pancaran sang surya terpantul pada liontin indah dikalung itu. Kalung yang dulu kubeli dengan jerih payahku demi pujaan hatiku kini sudah berbalik kepemilikan. Kembali pada tuannya yang telah membelinya.

 

Aku menyungging senyum miris di bibir pucatku. Senyum miris saat sesuatu yang menyakitkan tengah menjerit di dalam sana. Terasa menarik narik paksa sesuatu dalam diriku. Tidak, aku tidak bisa bertahan dalam senyum kecut ini. Ini terlalu sakit untuk tersenyum.

 

“Arrgghhh..” akhirnya erangan itu lolos dari bibirku yang entah mengapa mengeluarkan cairan berwarna merah kental. Aku mengusap cairan itu, aku menatap sendu tangan gemetar yang berlumur darah itu. Bibir bodoh ini kembali tertawa miris.

 

“Tuhan.. aku tahu, aku tahu cepat atau lambat kau akan menarik kembali nyawaku yang sepenuhnya milik-Mu. Tapi, izinkan aku mengucapkan sesuatu padanya sebelum aku kembali kepada-Mu.”

 

 

 

 

 

Heera-ah..

 

Maaf karena aku kembali mengusik hidupmu yang kini jauh lebih baik dibandingkan saat kau bersanding dengan diriku. Bahkan kudengar kau sudah memiliki putri dari pernikahan kalian. Apa dia cantik sepertimu? Ya, pasti dia memiliki senyum yang manis seperti dirimu.

 

Heera-ah..

 

Sungguh, aku tak mempunyai maksud tertentu dengan mengirim surat ini padamu. Aku hanya berterima kasih karena kau telah menjauhiku dari hidupmu. Aku tak bisa membayangkan jika tubuh kotor ini benar benar meracuni dirimu. Aku bahagia. Aku bahagia karena kau mendapatkan orang yang pantas untukmu.

 

Mungkin kau dapat melihat beberapa bercak darah disurat kotor ini. Maaf jika aku mengotori tangan indahmu. Aku hanya ingin mengucapkan selamat atas kebahagiaanmu. Aku tak sempat mengatakannya saat kejadian di atas altar itu. Aku tak sanggup untuk melihat itu. Aku.. aku terlalu rapuh untuk mengucapkan kata selamat untukmu saat itu.

 

Sekarang, mungkin saat kau membaca surai ini,  aku tak ada didunia ini. Aku pergi bersama penyakit kotorku. Satu hal yang harus kau ketahui pasti. Sampai akhir aku menghembuskan nafasku, aku masih menggenggam erat namamu. Aku masih bisa mengingat dan merasakan bahwa aku mencintaimu, Heera-ah.

 

Heera-ah..

 

Aku mencintaimu dalam dunia damaiku

 

-Cho Kyuhyun-

 

 

 

 

 

 

Cairan bening itu menyeruak deras dari mata hazel wanita yang terduduk di kursi putih. Dengan tangan yang gemetar, wanita itu menarik secarik surat dengan bercak darah itu kedadanya. Sedikit meremas surat itu hingga kertas usang itu tampak sedikit rusak. Serusak daya pikirnya saat ini.

 

Bahunya berguncang, isak tangis membasahi kertas usang itu. Tangan kanannya meraih amplop yang tadi menyelimuti surat itu. Sebuah kalung perak ia keluarkan dari dalam amplop itu. Kalung yang dahulu pernah tergantung di lehernya itu semakin membuat air matanya mengalir deras.

 

“Kyu, aku juga… mencintaimu”

 

 

END

 

 

 

 

Hyaaaaa ini FF gaje banget dah ya? Bahasanya kotor kotor mulu. Hahaha gapapa, kata rinso berani kotor itu baik hahahaha. Kalo ada yang ga mudeng sama istilah “penyakit kotor” itu maksudnya HIV/AIDS hehehe dihhh amit amit jabang beibeh suami author *read: Kyu* itu berpenyakit kotor. >< ok, RCL ya, readers cantik :*

95 thoughts on “FF : Dirty (Sad Romance) Cho Kyuhyun

  1. Annyeong!🙂
    Vania imnida..😀
    Aku new reader d wp chingu..
    Aku ketemu wp chingu wktu ngutak-ngatik sjff. Hhe.
    Aku suka ama cerita ini. Pov ny keren nurut aku. Ga perlu dijelasin to the point, tapi lewat peristiwa dan juga curhatan tersirat gitu.
    Daebak lah pkoknya!
    Bener” sad story. Ungkapan terakhir Heera itu bkin hti makin miris!
    Aku suka cerita chingu.
    Terus berkarya ya. Hhe
    Hwaiting!! ^^

  2. aku suka semua ff author :”””) kata katanya bener2 kayak penulis profesional :’)) yaampun tetep bdrkarya ya thor. ff sad mu bikin aku nangis. tbh TT

  3. hyahhh… knpa ff.a miris gini??!! *lap ingus peluk kyu.. -_-

    ide ff.a bagus.. aq suka.

    tp klw boleh saran ya thorr..
    knpa gak d jelasin kyu bisa brpaling dr hyera..
    trz apa hyera bner2 suka sama suami.a..
    *just my opinion hehehe..

    tp bwt keseluruhan aq suka!!!
    smangat trz thor!!
    d tnggu ff slanjut.a!!

  4. Woww ffnya keren masa thor, gapapalah namja yadong artinya normal’-‘)b tapi gak yadongan diluar nikah juga sihh, kenapa kyu harus mati??kenapa thorr kenapa??kenapa dia gak sama aku aja

  5. Sumpah thor, aku rasanya pen nangis masa.. Cerita nya cetarrr banget… Huaa, moga” pacar aku Kyuhyun ga bener bener kaya gini yah -,-
    Author nya DAEBAK!!! ♥ ♥ 2 Jempol kaki deh buat Author ♥ xD kkk

  6. The best… tiap kalimat sungguh indah.. *lebai…

    kuharap komen ini dibalas walau hanya sebuah titik…

  7. Kyaa kyu meninggalo_O..
    huaakkk hiks hiks… knp bisa meninggal.. jgn2 krn HIV yah thor? soalx kan hubugan sex bebas tuh bisa menyebabkan HIV….
    fellx dapat… sedihx…

  8. omoooo daebakkk bgt thor aku udah berkali kali baca ff ini, tapi ga pernah bosen………
    setiap baca pasti selalu nangis……….
    ini ff terdaebakk yang pernah aku baca^^

  9. annyeong .. reader baru ..🙂
    akhrinnya dapet juga WP ff ini .. prnah baca ini di sjff dan sumpah deh ni ff nyesek bgt .. suka bgt sma ni ff .. krna yg mnderita si kyu .. kkkkk*jahat
    abis biasanya ff cwe nya mulu yg mnderita .. sad bgt ff’a daebak lah pkonya .. keep writing thor ..🙂

  10. FFnya berhasil meremuk2kan hati nae (?) *Apaan*

    . So sad, Thor. Itu Heeranya masih cinta ama Kyuhyun, terus sama suaminya cinta gk tuh? *Bingung saya

  11. Anyeong..
    Aku readers baru nih cerita’a eon..aku kesasar..
    Eon..ff’a daebak bgt..
    Saya suka..saya suka..#ala meimei
    ijin obrak-abrik ff dsni ya eon..
    Bye..#hug eoni dlu

  12. Hello, reader baru nih. Haha
    entah kenapa bisa nyasar di blog yg ternyata isinya ff keren keren.
    Ah, aku suka sekali dengn gaya penulisan mu chingu, sederhana namun mengandung makna yang luas. kenapa gak jadi penulis novel aja? Di jamin laris. Haha
    oke salam kenal.

  13. Keren banget. Pengen nangis wkwk… Tapi rada gantung tuh masih penasaran sebenernyasi kyuhyun udah tiada apa belum si? Wkwk

  14. ade imnida…
    lagi jalan2 di internet nyari ff yang bagus, gk cuman dari segi cerita tapi jg bahasanya..
    and finally I found it..
    ff nya keren thooorr…
    bahasa yang dipake bagus..
    kata2 mutiaranya mampu langsung nyampe ke hati..
    DAEBAK!!
    4 jempol buat ff nya thor..
    aku gk mampu utk kasih reward yang lebih dari sekedar comment dan pujian buat karya author..
    keep writing!!

  15. Waaaahh….ffnya daebak banget thor bikin aku sesak nafas pas baca suratnya kyuhyun itu dan juga alur ceritanya bagus banget aku suka sama ff ini (y)

  16. sad ending. feelnya ngena bgy. pgn nangis aja rasanya TT pnyesalan emg dtengnya pas akhir TT nyesek thor sumpahh. aplg pas yg bca surat sm flashback pngkhianatan kyu;(( keren bgt thorr

  17. Keren..cerita.a ga jauh2 dari “penghianatan” aku jd sangsi jgn2 kyuhyun terkna penyakit sex mngkin…
    Sequellll… Siapa lelaki beruntung yg menikah heera

  18. Kasian…ㅠㅠㅠㅠ
    Sedih bacanya, kasian kyuppa…ㅠㅠㅠㅠ
    Knp jg hrs mati gegara penyakitnya, ya ampun bnr2 miris hidupnya kyuppa d sni..
    Aigoo

  19. Annyeong… thor.. aku readers baru ^^ kemarin aku cari ff dan nemu ff ini trus di save… tapi bru kebaca sekarang ^^

    Sakit banget pasti jadi si Kyuhyun… lagian kenapa dia bia ngehianatin haera yg jelas2 cinta sma dia walaupun dia tau Kyuhyun suka main perempuan :'(:'(:'( asli aku mau nangis pas bca surat😥 keren.. aku suka… ^^ sekali lagi… salam kenal yaaa😀

  20. Hai.. Hai…
    aKu readers baru di blog in, soalny bru nemu dri si Mbah ggle…

    aKu skak ff yg bergenre sad, ff-nya bgus, bhsnya enak buat dbca, tlsanny jgg rapi…
    Salam Kenal Author..

  21. Annyeong thor aq readers nyasar di blog ini hehehe.

    Emang penyesalan selalu dtg belakangan jdi mau nangis guling2 jga ga akn berubah,
    thor ni ff jdi pelajaran untuk kita namja maupun yeoja bhwa jgn sembarangan berbuat yadong apa lgi di luar nikah dan sebarangan yg jdi pasangan.
    Next ff thor fithing!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s