FF DRABBLE : Not a Cinderella (Lee Donghae)

Tittle: Not a Cinderella

Cast: Lee Donghae as Aiden Lee, You as Viona Han

Genre: Romance

Length: Drabble

Author: Riska Indah Damayanti a.k.a Kyupil a.k.a Han Hyesoo

Note: Ini drabble pertama author, jadi maaf kalo kurang feelatau kurang panjang *namanya juga drabble pasti pendek -_-* yaudin sodaranyayaudah (?) Happy reading, guys ^^

 

 

 

On LordvernestCastle..

 

 

 

Symphony lembutmengalun merdu mengiangi telinga setiap orang yang ikut serta memenuhi aulaLodvernest Castle. Alunannya begitulembut, hingga beberapa dari hadirin pesta ini tergoda untuk berdansa seiringirama.

 

Di beberapa sudut kau dapat melihat beberapa orang yangsedang bersenda gurau ataupun hanya sekedar bertukar sapa. Beberapa lagi tengahmencicipi hidangan mewah yang tersaji sembari menikmati hiburan yangdisuguhkan.

 

Semua tamu undangan pesta ini tampil begitu mewah. Parawanita berlenggak anggun dengan balutan kain sutra berwarna warni, ditambahdengan kilauan emas permata yang tergantung di tempat tertentu. Sedangkan parapria dengan gagahnya menggunakan tuxedoala bangsawan.

 

Ditengah kemeriahan pesta, terlihat seorang pria berwajahdiatas rata-rata dengan tuxedo putihtulangnya tengah tersenyum ramah menyapa para tamunya. Aiden Lee, sang tuanrumah dari kemewahan pesta ini. Seorang putra kerajaan yang mewarisi kekayaanayahnya yang melimpah ruah itu tengah berulang tahun hari ini.

 

“Permisi sebentar” pamitnya kepada beberapa tamu, kemudianmenghilang ditelan kerumunan. Matanya dengan lincah melirik ke kanan kiri.“Viona!” serunya memanggil seorang gadis yang sedari tadi dinantinya.

 

Seorang gadis anggun bergaun merah marun itu refleks menolehkearah suara yang memanggilnya. Senyum Aiden semakin merekah tatkala melihatkecantikan gadisnya malam ini. Rambut cokelat bergelombang itu membingkai wajahsempurna gadis bernama Viona itu. Senyum manis dilontarkan Viona guna membalassenyuman Aiden.

 

“Maaf telah membuatmu menunggu” tuturnya tanpa mengurangikadar keanggunannya.

 

“Ah~ Bukan apa apa bagiku kalau untuk menunggu gadissecantik dirimu” rayu Aiden sukses membuat Viona tersipu. Diulurkan tangannya,mengajak Viona menikmati alunan symphonyyang sedari tadi mengalun lembut.

 

Disambutnya uluran tangan itu oleh telapak tangan Viona.Aiden pun mengeratkan genggamannya dan menarik tubuh ramping Viona agar lebihdekat dengannya. Tangan Aiden melingkar mendekap pinggul Viona, sedangkan Vionamengalungkan lengannya pada leher Aiden. Mereka mulai melangkahkan kaki,berdansa mengikuti alunan musik.

 

Kedua sudut bibir Aiden tak henti hentinya mengukir senyum,paras cantik Viona telah membiusnya. Manik mata berwarna biru laut itu benarbenar memaku Aiden hingga tak dapat berpaling.

 

“Ddnngg~~ Ddnnngg~~” dentang jam begitu nyaring. Menyadarkankedua sejoli yang tengah hanyut dalam buaian asmara itu bahwa sekarang sudahtengah malam. Raut wajah Viona yang semula tenang dalam dekapan Aiden berubahmenjadi panik. Ia harus pulang.

 

“Aiden, maafkan aku. Tapi aku harus pergi.” tukasnya melepasdekapan Aiden yang sebenarnya tak ingin ia lepaskan itu. Tanpa menunggupersetujuan Aiden, Viona berlari meninggalkannya.

 

“Viona!” seru Aiden. Namun Viona tak menghiraukannya, iatetap berlari seakan tak ingin tertinggal oleh waktu. Dahi Aiden berkerut. Adaapa dengan gadisnya? Tak ingin kehilangan sosok sang gadis, ia pun berlarimengekori Viona sembari menyerukan namanya.

 

 

 

oOo

 

 

 

 

Dengan sekuat tenaga Aiden berlari, berusaha menyetaraiViona. Hingga akhirnya ia berhasil menangkap jemari gadis itu dan menahannya.Membuat Viona berhenti berlari.

 

“Mengapa kau pergi?” Aiden menarik tangan kecil Viona hinggaia berbalik badan. Manik mata mereka kembali bertemu. Sesuatu berubah, Aidenmenyadari itu. Ya, warna pupil Viona berubah menjadi warna merah darah.

 

Tiba tiba Viona memberontak, mendorong Aiden hingga Aidensedikit terlempar menjauh. Ia meronta seakan sesuatu tengah mencabik cabikdirinya dari dalam. Kulit Viona mengelupas, taringnya memanjang. Bulu bulutumbuh lebat diseluruh permukaan tubuhnya. Seorang bidadari menjelma menjadiseorang manusia serigala.

 

Aiden terkejut bukan main, bola matanya seakan inginmeloncat keluar. Mulutnya menganga lebar. Jantungnya berdegub kencangketakutan.

 

“Maafkan aku, Aiden. Aku menipumu, inilah wujud asliku. Kauboleh membenciku, aku seorang manusia serigala. Kau boleh pergi sekarang, kauboleh tak menganggapku lagi. Tapi percayalah, aku tak bermaksud buruk. Akumencintaimu” lirih Viona.

 

“A-aku..” Ketakutan dan keterkejutan membuat Aiden lupa caraberbicara.

 

“Pergilah, Aiden!”

 

“A-aku.. Aku tetap akan disini! Karena aku tetap mencintaimu.Aku tak peduli siapa dirimu”

 

“Jangan terlalu munafik, Aiden. Aku tahu kau takut.”

 

“Aku memang takut. Tapi aku lebih takut akan kehilangandirimu”

 

“Sadarlah, Aiden! Dunia kita berbeda!”

 

“Kalau begitu, buat aku masuk ke dalam duniamu. Biarkan akumenggapai dirimu, Viona”

 

Viona terdiam, ia tak percaya apa yang dikatakan Aiden.Ketakutan Aiden berangsur menghilang, ia mendekati Viona. Menatap manik matanyayang baginya masih terlihat indah itu.

 

“Jangan munafik, Viona. Aku tahu kau juga menginginkanku.Apa kau akan menyia nyiakan cintamu? Tenggelam dalam sakit yang kau buatsendiri. Tak hanya kau, aku pun sakit tanpamu” tangan Aiden menggapai tanganViona yang membesar dan berbulu.

 

Sementara Viona hanya menunduk merenungkan permintaan Aiden.Ya, tidak munafik. Viona menginginkan Aiden lebih dari apapun. Tapi ini akanmenyakiti Aiden. Sebuah dilema dalam pilihan yang sulit.

 

“Gigitlah aku. Jadikan aku sebangsamu” Aiden menarik daguViona, kemudian menyodorkan leher jenjang putihnya sebagai santapan Viona.

 

“Kau yang meminta, Aiden” keputusan Viona sudah bulat. Iatak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. ‘Aku dan Aiden harus tetap bersama’batinnya.

 

Aiden memejamkan mata tatkala hembusan nafas Viona menyapulehernya. Menyiapkan diri akan rasa sakit yang akan ia terima.

 

Viona membuka mulutnya, taring yang memanjang itu terlihatkokoh dan tajam. Jujur saja, ia tak tega berbuat ini. Namun, apa boleh buatjika itu juga keinginan Aiden.

 

“ARRRGGHHHH!!!” suara Aiden bergema diseluruh penjuru hutansaat sepasang taring itu menembus kulit putihnya.

 

 

 

END

 

 

Hahaha apasih ini? Pasaran banget ceritanya -_- sok soktwilight pula kkkk yaudah ya? RCL tetep dibutuhin. Kritik dan saran sangatauthor butuhkan. Yang minta sequel digigit author hahaha gomawo ^^

 

3 thoughts on “FF DRABBLE : Not a Cinderella (Lee Donghae)

  1. hiii… ngeri.
    ga kebayang wujud donghae yg berbulu.. hahaha
    biar ceritanya pasaran.. tp ttp ku baca krn main cast‘y donghae ^_^“

    susunan kata2nya sih pas͵ cuma jarak spasinya ajah yg agak berantakan jadi bikin kurang enak dibacanyah.. gitu ajah sihh

    mian͵kalo kebanyakan bacot. kekeke

    • gomawo sarannya ^^ heheh iya itu spasinya kesalahan teknis. padahal di teks aslinya udah kesusun rapi. pas di posting malah acak acakan >< thanks for reading ^^

  2. eh nggak nyangka kalao vionanya itu manusia setengah serigala. tadi aku ngira ceritanya bakal kaya cinderella gitu u,u waaah keren-keren!!>< suka banget ceritanyaaaaa~~ /hug/ lol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s