FF The END (for ELF)

This fanfict is dedicated to the world biggest fanclub, THE ELF!!

 

 

 

buat ELF, silahkan baca

 

 

Hati ini menangis pilu. Di sini, di tempat aku berpijak saat ini. Tempat di mana kami akan bersatu dan menjadi lebih kuat kini hanya terdapat segelintir orang yang tetap mengayunkan ‘tongkat biru’nya. Bernyanyi bersama beberapa pria yang sudah menua namun tetap mempesona. Panggung yang dulu begitu megah dengan permainan teknologi yang menambah apik pertunjukan itu kini telah menyusut menjadi sebuah panggung biasa.

 

“Gomawoyo~” lirih sang tertua sembari membungkukkan badannya di hadapan kami, diikuti semua adiknya. Aku bahkan dapat melihat dengan jelas air mata mengalir dari ujung mata mereka. Ya, tak ada yang luput dari air mata di tempat ini, termasuk diriku.

 

Kami terisak pedih. Mengalirkan air mata kekecewaan dan kesedihan. Beginilah akhirnya, bintang hallyu wave yang terkenal dengan 13+2=1 itu kehilangan janji setia dari beberapa orang yang berjanji untuk berjalan bersama mereka sampai akhir. Toh kenyataannya janji itu hanya membuat pilu. Tinggallah beberapa pasang kaki yang masih memegang teguh janji itu.

 

Mereka terduduk di bibir panggung. Memperpendek jarak di antara kami. Sang leader menarik nafas panjang. Mengatur emosinya agar tetap tegar di hadapan ‘kekasihnya’.

 

“Aku.. Aku.. Amat sangat berterima kasih kepada kalian.. Terima kasih telah menepati janji kalian sampai akhir..” setegar apapun ia, air mata itu terus mendesak keluar. Membuat kami semakin terisak.

 

“Terima kasih kalian masih mencintai kami. Tapi maaf.. Kami amat sangat meminta maaf karena..” lelaki dengan panggilan ikan itu tak mampu meneruskan kata-katanya. Semua begitu berat baginya dan bagi kami.

 

Hari ini, hari ini adalah hari terakhir tempat ini diselenggarakan. Hari inilah kata-kata “Its not an END, but an AND” itu berakhir. Hari dimana mereka merasa tak dibutuhkan lagi. Seperti kata sang leader beberapa tahun silam ‘kami tidak akan berhenti, sampai ELF tidak membutuhkan kami lagi’.

 

Hati siapa yang takkan hancur jika ‘kekasihnya’ akan pergi? Ya, mereka adalah sekelompok pria yang aku cintai. Jangankan untuk mengakhiri semua ini, melihat mereka seperti ini pun rasanya seperti terkoyak hancur.

 

“Kalian.. kalian akan selalu ada di dalam hati kami. Kalian akan selalu tersimpan rapi di kehidupan kami. Aku harap setelah ini kalian tak akan melupakan kami walau nama kami tak ada lagi. Kalian.. aku mencintai kalian..” ujar lelaki kelahiran 1 Januari 1986 yang memiliki wajah imut itu dengan uraian air mata.

 

“Walau nanti yang berdiri diatas sini bukanlah kami, walau nanti tak ada lagi formasi lengkap di atas sini, aku berharap kalian mengingat kami” sang termuda akhirnya berbicara. Kami hanya bisa mengangguk pilu, mengiyakan walau kami tak rela saat perpisahan ini terjadi.

 

“Berjanjilah kalian akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari ini..” pinta lelaki bermarga Choi.

 

“Di kehidupan yang akan datang.. Jadilah lebih baik.. Aku tahu kalian mampu.. Kalian adalah.. Kalian adalah orang-orang yang paling hebat dari yang terhebat.. Aku mencintai kalian” tutur pemilik ‘Gummy Smile’ terbata-bata.

 

Air mata semakin membanjiri kami. Aku benci perpisahan. Aku benci kata-kata yang mereka ucapkan. Aku benci saat mereka meneteskan air mata. Ya Tuhan~ bisakah Kau hapus saat saat seperti ini? Bisakah Kau menghapus air mata mereka?

 

Di tengah isak tangis perpisahan kami, secercah sinar matahari menyeruak masuk kedalam tempat kami. Lama kelamaan melebar dan menyilaukan mata kami. Sinar itu berasal dari pintu utama tempat ini. Dahi kami mengernyit heran, bagaimana bisa pintu itu terbuka?

 

Tak lama kemudian, sekumpulan orang dengan warna khas kami memasuki tempat ini. Mereka mengayunkan ‘tongkat biru’ yang bersinar. Membentuk lautan biru kebanggaan kami. Beberapa orang di barisan depan membentang kain besar.

 

“Please don’t go. Its never END but always AND. We will stay here with you. PROM15E TO BEL13VE” begitulah isi kain besar itu. Air mata kami berjatuhan lebih deras. Kali ini kekecewaan itu berubah menjadi haru. Rasa haru yang tak pernah terpikirkan.

 

Kami, pembentuk lautan biru safir telah kembali. Menggengam erat janji kami untuk melangkah bersama para pria mengagumkan itu. Berjanji bahwa kami akan setia dan takkan berpaling. Mematahkan kata perpisahan itu. Membuktikan pada mereka bahwa mereka masih pantas untuk berdiri di atas panggung dengan kemegahan yang kami harapkan.

 

Super Junior is never dead!

 

 

-FIN-

 

Fanfict ini untuk renungan para ELF. Apa kalian mau mereka berhenti di tengah jalan karena kehilangan kesetiaan kita? Jujur ya, waktu SS5INA kemaren gue ngerasa banget mereka agak kecewa gara-gara jumlah kita menipis. Gue nonton day2 dan gue inget banget Eunhyuk bilang ‘hari ini kalian lebih banyak dari kemarin’ dengan muka yang seneng terharu gitu. Dari beberapa wawancara pun keliatan banget mereka takut kehilangan kita. Apa lagi kata-kata Donghae yang di SS5Bangkok, ya kalian tau lah apa yang dibilang Donghae hari itu.

 

Mereka bukan takut mereka ga terkenal lagi. Tapi mereka takut kehilangan kita. Kehilangan cinta kita. Ya kalian bayangin aja kalian kehilangan cinta orang yang kalian cinta. Sedih kan? Inget kata Ryeowook di sukira ga? Pas SJ ngomongin wanita pendamping mereka dimasa depan? Dia bilang ‘lalu bagaimana dengan ELF kita?’ segitunya kita dipikirin sama mereka.

 

Bagi sebagian orang yang ga ngerti, pasti gue dibilang lebay. Ok, its up to you, guys. But I never stop it. Emang itu hak kalian mau pindah fandom atau apalah. Ya tapi berarti kalian ingkar sama janji kalian.  Ok, buat kalian yang pindah fandom, bisakah kalian menghargai SJ? Setidaknya kan kalian pernah di sisi mereka. Janganlah dibuat fanwar yang ga penting.

 

Buat ELF, kita ini satu. Keluarga. Coba inget inget deh yang kemaren fanwar antara Kyumin Shipper sama Wonkyu Shipper. Padahal kalian masih dalam satu keluarga tapi saling menghina. Intinya, sekarang gini deh kalo pada ribet, gue sih prinsipnya ‘lo ya lo, gue ya gue. Urusan lo bukan urusan gue’ jadi ya cuek ajalah kalo ada fanwar. Focus aja ke SJ nya.

 

Terkadang ada yang ngelak ‘ini bukan fanwar, ini pembelaan’. Yahhh, gimana ya? Ujung-ujungnya apa? Fanwar! Pura pura aja ga liat gitu aja susah sih? Inget kata Eunhyuk ga? ‘Aku terlalu sibuk memikirkan para ELF, jadi aku tak ada waktu memikirkan para haters.” Ya kurang lebih begitu. Bisa kan kalian bersikap kaya Eunhyuk? Bisakan?

 

Kita ini Fandom terbesar. Buktiin kalo kita ini bener-bener besar dan satu. Tunjukin ini nih ELF, keluarganya Super Junior. Ini loh fandom terkeren kebanggaannya SJ. Fandom yang nyaman, ramah, setia.

 

Kalo sekarang sih ELF itu udah mendingan kata gue. Mulai terbuka satu sama lain. Jarang banget yang namanya nge-bash. Tapi keseringan itu, masih sering kepancing sama orang yang sengaja banget mancing kemarahan ELF. Entah itu ngehina SJ ataupun ELF, fitnah lah apalah~ dasar ya tukang pancing -_- sekarang bersikap kaya Eunhyuk ajalah ya~

 

Maaf kalo fanfictnya jelek dan penutupnya kepanjangan -_-v

 

Proud to be ELF ^^ I never change my ELF. I’ll stay here for SJ. I promise~

Riska Indah Damayanti a.k.a Kim Heera a.k.a HanHyeSoo a.k.a gymgyu

9 thoughts on “FF The END (for ELF)

  1. Aku ikut terharu, aku sering ngebayangin hal itu. Akankah Elf selalu ada untuk Super Junior , akankah Elf bertahan sampai akhir. Dan akankah Elf tetap mencintai Super junior meskipun mereka sudah berumur, tidak muda lagi, tidak se-enerjik saat muda, tidak dalam status single, dan tidak memiliki apa apa lagi. Akankah Elf menepati janjinya, mencintai Super junior tanpa syarat.

    aku berharap, Elf dan Super Junior selalu bersama. Aku tak bisa berjanji akan selalu mencintai mereka, dan aku tak bisa berjanji untuk tak melupakan mereka.
    Tapi, aku akan berusaha. Berusaha selalu mencintai mereka, berusaha untuk tak melupakannya.
    Aku akan selalu berusaha. Berusaha untuk tetap berdiri di samping mereka.
    Karena aku mencintai mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s