FF / My Poster / Cho Kyuhyun (one shot)

Tittle: My Poster

Genre: Comedy, Romance, Fantasy

Cast: Cho Kyuhyun, Kim Heechul (cameo), Kim Heera (OC)

Author: Riska Indah Damayanti a.k.a HanHyeSoo a.k.a gymgyu a.k.a Kim Heera (kebanyakan nama lain -_-)

Length: One shot (1.612 words)

 

 

 

When your poster make you astounding

 

 

 

Story is beginning…

 

 

Seorang yeoja berambut ikal berwajah mungil dengan kulit putih yang menyelemuti seluruh permukaan tubuhnya itu tengah berjalan gontai. Gadis berbaju merah itu terus berjalan beberapa langkah hingga kedua kaki kecil itu berhenti.

 

Matanya tampak menatap sepasang manik mata dihadapannya. Semakin dalam. Dalam, hingga ia terhanyut dalam buaian keindahan mata yang ia tatap itu. Tanpa sadar, gadis manis itu menarik kedua sudut bibirnya hingga tersimpul senyum manis.

 

Kini matanya beralih turun pada bibir manis si pemilik mata indah tadi. Tangannya tampak tak bisa diam. Tangannya meraih wajah yang sedari tadi dipandanginya. Mengelus wajah yang ia kagumi itu. Tanpa sadar, gadis itu mendekatkan dirinya. Wajahnya kian mendekat pada wajah pujaannya.

 

“Chu~” gadis itu mengecup bibir yang sedari tadi dipandanginya. Terus mengecupnya mesra hingga ia memejamkan mata dan memiringkankepalanya.

 

“YAK!! KIM HEERA!! MENGAPA KAU MENCIUMI DINDING??!!!” gadis yang tengah menikmati ‘aktivitas’nya itu sontak kaget dan melepaskan kontak bibirnya dengan bibir pria ehem maksudku bibir yang tergambar pada sebuah poster Kyuhyun yang menempel di dinding kamarnya.

 

“CEPAT TIDUR!! BESOK KAU HARUS SEKOLAH!” suara yang mengejutkannya tadi kembali menyentaknya. Ya, suara itu berasal dari mulut sang Ibu yang tengah berkacak pinggang di ambang pintu kamar Heera.

 

 

 

 

 

Sinar sang surya sayup-sayup menyeruak masuk ke kamar Heera. Menembus celah kecil antar kain horden biru yang bertengger di jendela. Sosok yang tengah terlelap dibawah naungan selimut itu tiba-tiba bangkit sembari meneriakkan nama seseorang yang baru saja mampir kedalam mimpinya.

 

“Hey, Babo! Kau ini pagi-pagi sudah merusak telingaku dengan nama Cho Kyuhyunmu itu!” sosok yang baru saja selesai berteriak itu kembali berteriak tatkala sebuah kepala muncul dari pintu kamarnya secara tiba-tiba.

 

“YAK!! OPPA!!” sentaknya sembari meluncurkan bantal yang tergeletak disampingnya. Sementara sosok yang ia panggil ‘Oppa’ itu menghilang di balik pintu sebelum bantal itu mendarat di kepalanya. Hanya cekikikanlah yang ia tinggalkan untuk adik perempuannya.

 

 

 

 

 

Selesai memakai seragam sekolahnya, Heera tak segera menyusul keluarganya untuk sarapan. Ia tak pernah meninggalkan ‘ritual’ nya setiap pagi.

 

“Kyu chagi~ aku mau berangkat sekolah. Sebagai istri yang baik, aku pamit pada suamiku tercinta kkk.” Ujar Heera kemudian mengecup dalam-dalam bibir sosok yang ada dihadapannya. Ya, inilah ‘ritual’nya setiap pagi. Berpamitan dan tak lupa mencium selembar poster. -_-

 

“Eh?” pekiknya menjauhi poster. Ia meraba bibir palmnya sendiri.

 

“Mengapa rasanya dia membalas ciumanku?” gumamnya. Matanya membulat saat gambar poster dihadapannya mengedipkan kelopak mata kanannya.

 

“HYAAAA!!! EOMMAAAA!!!” dengan kecepatan kilat, Heera pun lari terbirit-birit hingga akhirnya kaki kecil itu mendarat di depan meja makan. Diteguknya segelas susu di hadapannya. Merasa haknya diambil, lelaki bernama Kim Heechul itu menjitak kepala adiknya.

 

“Uohok!!” Heera tersedak karena ulah kakaknya. “Yak!!” bentaknya sembari memicingkan matanya pada kakak lelakinya itu.

 

“Kau ini kenapa sih?” Tanya ibunya. Namun nafasnya yang terengah-engah membuatnya sulit berbicara. Hanya dapat mengacungkan telunjuknya ke arah kamarnya dengan wajah panik.

 

“Apa? Ada apa?” lelaki paruh baya yang diketahui sebagai ayahnya pun ikut menimpali.

 

“Tadi… Tadi itu.. Po-poster Kyuhyun.. hi-hidup!! D-dia.. menciumku!!” Dengan gelagapan, Heera menceritakan kejadian mengejutkan itu.

 

“Puhahahahaha” Heechul sontak tertawa lebar mendengar penjelasan sang adik.

 

“Mengapa kau tertawa? Apa kau gila? Eomma, anak lelakimu ini sudah gila!” sentak Heera tak terima dirinya ditertawakan.

 

“Yak! Kalau aku gila, kau apa? Tidak waras? Hahaha~ hey, Heera! Kau itu terlalu sering membaca novel bodoh! Kkkk. Ah, sudahlah. Nanti aku terlambat hanya karena ciuman selembar poster hahaha.” Hardik Heechul yang kemudian melenggang pergi.

 

“Yak! Kim Heechul!!”

 

 

 

 

Bel panjang telah diperdengarkan. Tak ingin melewatkan kesempatan ini, para murid pun segera mengemasi barang mereka dan berhamburan keluar kelas. Seakan tak sabar ingin menginjakkan kaki di rumah.

 

Setengah hari lebih sudah dilalui Heera dengan wajah masam tertekuk kesal lantaran kejadian tadi pagi, ditambah lagi temannya yang menganggap bahwa ceritanya hanyalah sebuah lelucon. Mereka memiliki ekspresi yang sama seperti Heechul. Ya, menertawakan Heera.

 

Heera menyusuri jalan aspal menuju rumahnya. Bibir kerucut itu masuk menghiasi wajahnya. Batu kerikil dihadapannya pun mau tak mau harus menjadi korban dari amukan kaki Heera.

 

“Kkkk” cekikikan seorang namja terdengar jelas di belakangnya. Heera pun dengan spontan membalikkan badan.

 

‘KOSONG?!’

 

Dahinya berkerut bingung. Jalanan ini begitu sepi. Tak mungkin ia salah dengar.

 

“Aaa!!” pekiknya kaget saat membalikkan badan, seorang namja putih bersinar tengah berdiri dihadapannya.

 

“K-kau siapa?! M-mau apa?! AH!! Jangan-jangan kau itu malaikat pencabut nyawa ya?! Kumohon jangan cabut nyawaku!!” Heera gelapapan dengan argumentasinya sendiri.

 

“Tch~ Hey, babo! Coba kau perhatikan wajahku!!” perintah namja itu sambil menyodorkan wajahnya sembari menunjuknya. “Bagaimana? Kau ingat ‘kan siapa aku? Oh ayolah~ tak mungkin ada yang tak mengenal aku.” Lanjutnya sombong.

 

“K-kau itu.. kau itu.. aaaa!!!” Heera histeris.

 

“Ya!! Aku adalah…….. sebut ­­namaku!”

 

“Kau itu.. kau itu.. siapa?!” /jdar/

 

“-_- Lupakan! Ayo pulang! Kau akan tahu siapa diriku.”

 

“P-pulang? Pulang? Bersamamu?”

 

“Tentu! Kita ‘kan satu rumah?”

 

“MWO?!”

 

Tak ingin menghabiskan waktu untuk berdebat masalah bodoh dengan Heera, sosok itu pun menariknya paksa. Karena terus memberontak, sosok bertubuh tinggi tegap itu pun mengangkat tubuh ramping Heera dan menggendongnya.

 

 

 

 

 

“MWOYA???!!!!!” pekik Heera saat mengetahui poster kesayangannya itu sudah tak bergambar lelaki pujaannya . Poster itu.. poster itu.. kosong? O.o?

 

Mata Heera seakan ingin meloncat keluar, rahangnya sudah terbuka lebar. Sementara namja disampingnya hanya menyeringai evil sembari memanggut-manggutkan kepalanya.

 

“Sudah cukup untuk terheran-herannya. Aku khawatir mata dan rahangmu benar-benar copot kkk. Bisakah kau membuatkan aku makanan? Hmm.. Ngomong-ngomong, bibirmu itu manis hahaha..” sosok itu ternyata adalah poster Heera yang keluar dari ‘tempat’nya. Entahlah bagaimana kejadian itu terjadi.

 

 

 

 

Sambil mengaduk-aduk mangkuk Ramyeonnya, Heera memperhatikan namja dihadapannya yang sedang sibuk menyantap semangkuk Ramyeon buatannya. Pikirannya berkecamuk dengan segala argumentasi yang melintas di otaknya.

 

‘Kalau ternyata dia hanya menyamar kemudian aku diculik, bagaimana? Kemudian aku dijadikan budak, dan aku dipenjarakan di atas menara bersama naga, lalu aku menanti Kyuhyun asli untuk menjemputku’ argument bodoh ini memenuhi otaknya yang memang berkapasitas kecil itu.

 

“Jangan terlalu lama mengagumi wajah tampanku.” Tegur namja itu sambil mengunyah ramyeonnya.

 

“Ah? A.. Aku.. Aku..” Heera gelagapan

 

“Ah sudahlah mengaku saja. Siapa yang bisa mengelak pesona Cho Kyuhyun? Bukankah setiap ingin ke sekolah, setiap ingin tidur, dan sepanjang hari kau hanya memperhatikan wajah tampanku? Eoh? Aku tahu aku tampan.”

 

“-_- Kurangi kadar kenarsisanmu itu! Lagi pula.. apa.. kau.. benar-benar Cho Kyuhyun?”

 

“Tch! Kau perlu bukti, eoh?”

 

Tiba-tia namja berkedok Kyuhyun itu bangkit dari duduknya. Tubuhnya mendekati tubuh Heera. Gadis polos itu tampak ketakutan dan memundurkan tubuhnya. Namun sayang sekali, sandaran kursi makan itu sudah menghambat aksinya untuk menghindar.

 

“Apa perlu kulakukan ulang kejadian tadi pagi?” manik mata Kyuhyun semakin menatapnya intens. Jarak wajah mereka beranjak menipis.

 

“Eung.. Eumm..” Heera gelisah

 

“Hahaha” Kyuhyun menjauhi wajah Heera dan terkikik geli sembari kembali ketempatnya.

 

“Huh~” Heera bernafas lega. ‘Bagaimana namja ini tau kejadian tadi pagi? Bagaimana jika ia benar-benar Kyuhyun?’ batin Heera.

 

“Masih tak percaya, eoh?” tanyanya sambil kembali melahap sisa ramyeonnya.

 

“K-kalau kau benar-benar Kyuhyun, hmm.. kau.. kau harus menemaniku hari ini!”

 

 

 

 

Sesuai permintaan Heera, Kyuhyun benar-benar menemani Heera hari ini. Bersenang-senang, makan bersama, mengerjakan PR Heera, bernyanyi bersama. Bahkan Kyuhyun sempat menyamar menjadi seorang wanita agar tidak diketahui oleh Heechul. Kkkk. Tidakkah itu menyenangkan? Yah, walau sering kali Kyuhyun meledek Heera. Tapi, bukankah itu memang pesona dari Cho Kyuhyun? Evil

 

 

Langit telah berganti warna, sang surya sebentar lagi akan beristirahat di ufuk barat. Kedua anak manusia itu nampaknya masih menikmati uforia kebersamaannya.

 

Kyuhyun merebahkan tubuhnya. Menggunakan rumput hijau diatas bukit itu sebagai alas punggungnya. Matanya mengawang menatap langit.

 

“Berbaringlah. Ini terasa nyaman.” Tutur Kyuhyun sembari menepuk punggung Heera pelan. Tanpa penolakan, Heera mengikuti jejak Kyuhyun dan berbaring tepat disampingnya. Garis tipis nan manis itu senantiasa melengkung bahagia di wajahnya.

 

Keduanya sibuk menatap langit. Sesekali, beberapa burung berlalu-lalang menghiasi langit oranye itu.

 

“Kyuhyun-ah~” suara Heera membelah keheningan diantara keduanya.

 

“Hmmm..” Kyuhyun hanya berdehem ria

 

“Gomawo” ujar Heera. Kyuhyun menghadapkan wajahnya pada gadis yang masih sibuk menatap langit. Kemudian terkekeh ringan.

 

“Apa ada yang lucu?” protes Heera polos. Kini ia menghadap wajah Kyuhyun.

 

“Kau! Kau lucu sekali kkk~” Kyuhyun kembali terkekeh.

 

“Yak! Cho Kyuhyun! Bisakah kau berlaku sedikit manis dan romantis?” Heera memalingkan wajahnya kembali menghadap langit yang kian gelap.

 

“Seperti ini?” telapak Kyuhyun menggapai pipi Heera, mengelusnya lembut. Kyuhyun mengubah posisinya. Lebih tepatnya hampir menindih tubuh Heera. Wajah Kyuhyun menutupi akses penglihatan Heera untuk bertatapan dengan langit. Lama kelamaan wajah tampan yang keindahannya melebihi langit senja itu semakin dekat dengan wajah Heera. Refleks, kelopak mata Heera terpejam.

 

Beberapa saat kemudian, benda lembut nan basah itu menyentuh kedua daun bibirnya. Tunggu! Lembut? Basah? Benda itu kini terasa kasar dan berbulu (?) dengan bau yang menyengat. Hey, apa ini?!

 

Heera membuka matanya dan melonjak kaget karena yang ia cium adalah ketiak Oppanya –Kim Heechul-. Dengan kasar Heera mendorong tubuh Oppanya itu.

 

“Puhahahahahahahahahahahaaahah” akhirnya tawa yang ditahan sedari tadi itu mencelos keluar juga dari mulut Heechul. Heechul memegangi perutnya yang keram kkkk..

 

“YAK! KIM HEECHUL!!!” pekik Heera.

 

“Apa? Hahahaha kau bermimpi lagi, eoh? Kali ini apa? Dicium oleh Kyuhyun lagi? Hahahahha.” Ledek Heechul. Sementara Heera hanya mendengus kesal.

 

Ah, lagi lagi itu hanya hayalan, itu hanya mimpi. Kyuhyun menciumnya? Oh, jangan bermimpi yang tidak-tidak. Bertemu saja sulit, apa lagi berciuman? Kkkk. Heera memang seorang pemimpi.

 

 

END

 

 

Epilog:

 

Heera menatap sendu poster itu, ia merasa sedih saat mengetahui itu hanya mimpi. Air mata keluar dengan indahnya dari kelopak mata Heera. Penggemar, tak lebih dari itu. Hanya penggemar. Mengapa ia menghayal terlalu tinggi? Ia tertunduk sedih.

 

Tiba-tiba sebuah tangan menggapai pipinya, mengusap air yang mengalir disana.

 

‘Tangan ini?’ batin Heera. Kepala Heera yang tadinya tertunduk, mulai terangkat. Menatap penuh ketidakpercayaan pada posternya. Poster itu.. bergerak? Oh tidak!

 

 

 

FIN

 

 

Annyeong~ akhirnya gue meluncurkan FF baru lagi setelah hiatus berabad-abad hahaha. Hmmm ini ceritanya kependekan ya? Kkkk pasti kependekan. Ceritanya aneh ya? Wkwk. Maaf deh ya? Kritik dan saran sangat dibutuhkan. ^^ GamsaHAE :*

18 thoughts on “FF / My Poster / Cho Kyuhyun (one shot)

  1. yeeeeey .. akhirnya blog ini mngeluarkan karyanya lg .. stelah skian lama .. kkkk
    ayo thor .. kluarin ff mu .. hehehe .. keren critanya plus kocak abis .. hehe keep writing buat author ..😉

  2. hahahaaa, benar2 harapan semua fans,
    jika kyuhyun benar2 keluar dari poster, ada berapa kyuhyun di dunia ini?
    #pertanyaanngaco
    #abaikan

    hahahaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s